Warna Langit

Selalu menakjubkan memandang hamparan langit luas apapun cuacanya,
Jika punya lebih banyak waktu kupandangi lebih lama.
Akan jauh lebih menarik jika ada kamu dan kita bisa berdiskusi tentang warna senja yang tak pernah sama.

Bertanya-tanya kenapa kemarin warnanya jingga,
Kemarin lusa kuning terang,
Bahkan ada kalanya menghitam dan sedikit kelabu.
atau kenapa hari ini warnanya ungu.
Tulat tubin mungkin bisa saja warnanya merah muda dan biru cerah.

mungkin kamu punya jawaban yang berbeda,
Selain jawaban "tak ada satupun yang bisa menerka".
Atau "semesta selalu punya cara untuk membuat ramalan cuaca jadi tak berguna".
 
Topik ini tak perlu banyak basa-basi pengantar, cukup kamu bercerita tenatang langit di sana,
Akupun bercerita tentang langit di sini. 
Saling berbicara tentang teori-teori yang mungkin jadi penyebab semua itu terjadi.
Barangkali mungkin malah ada konspirasi disana. 
Agar pembicaraan ini menjadi lebih lama dan aku leluasa mendengarmu berkata-kata.

Entah berapa lama tak ada percakapan yang menarik antara kita selain saling bertanya kabar dan kemudian diam.
Jika ini pun tak cukup bisa membuat kita bercakap lebih lama, mungkin sesungguhnya telah jauh jarak yang terbentang antara ego kita berdua.


    jakarta, 17 April 2021



foto: Jakarta, 7 April 2021 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Kerudung Merah Kirmizi": Novel Sastra Indonesia karya Remy Sylado Tentang Stigma dan Gejolak Orde Baru

"Laut Bercerita": Harga yang Harus Dibayar untuk Menikmati Demokrasi

Lindap